About

free counters

Cari Blog Ini

0 Memperbaiki Komputer Yang Tidak Bisa Booting

Selasa, 31 Juli 2012

Memperbaiki Komputer Yang Tidak Bisa Booting


Salah satu kerusakan komputer yang sering saya temukan adalah permasalahan komputer yang tidak bisa booting. Disini ada beberapa kasus yang bisa terjadi, diantaranya: komputer tidak bisa booting dengan menampilkan pesan error, komputer booting, namun kemudian muncul bluescreen dan komputer booting, namun kemudian merestart lagi.
Untuk permasalahan komputer yang setelah booting muncul tampilan bluescreen, saya telah membahasnya dalam postingan tentang cara memperbaiki komputer bluescreen.
Begitu juga dengan penyebab dan cara memperbaiki komputer yang sering restart dan memperbaiki komputer sering hang telah saya uraikan dalam postingan beberapa waktu yag lalu. Sedangkan untuk komputer yang tidak bisa booting sama sekali, disini ada beberapa penyebab yang bisa terjadi, diantaranya:Memperbaiki Komputer yang tidak bisa booting

1. Komputer tidak bisa booting karena Hardisk tidak terdeteksi

Hal ini biasanya ditandai dengan munculnya pesan Disk Boot failure. Untuk mengatasi masalah ini, kita bisa melakukan beberapa hal diataranya:
mengecek kondisi kabel IDE atau SATA pada Hardisk, pastikan sudah terpasang dengan benar.
untuk 2 hardisk IDE yang terpasang pada 1 kabel, cek posisi jumper untuk setingan Master dan Slavenya supaya jangan tertukar.
cek apakah Hardisk sudah terdeteksi oleh BIOS atau belum, coba di-detect satu persatu. Kalau sama BIOS aja ga terdeteksi berarti masalahnya ada pada hardisk tersebut.
coba pegang permukaan hardisk, untuk hardisk yang hidup akan terasa getarannya.

2. Komputer tidak bisa booting karena permasalahan Memori dan VGA Card.

Biasanya ditandai dengan terdengarnya bunyi beep yang berulang-ulang, dan tampilan monitor yang tidak mau ngangat. Untuk mengeceknya :
coba lepas dulu Memory atau VGA Card, pin-nya dibersihkan dan dipasangkan kembali dengan benar.
coba pasang memory di slot yang lain.
untuk memory yang lebih dari satu, copot aja dulu yang lainnya dan dites satu persatu.
kalau masing terdengar bunyi beep, coba ganti aja dulu Memori atau VGA Cardnya.

3. Komputer yang tidak mau booting karena Processor kepanasan.

Masalah Processor yang overheat bisa menyebabkan komputer sering hang, komputer restart sendiri bahkan komputer ga mau booting.
Coba dicek kondisi Heatsink dan fan Processor
Lihat juga suhu Processor pada Hardware Monitor di BIOS.

4. Komputer tidak bisa booting karena hardisk atau sistem Windows yang corupt.

Hal ini bisa dilihat dari pesan yang menunjukkan adanya file yang rusak atau hilang. Untuk mengatasinya:
Coba dicek dulu kondisi Memory, kalau terpasang lebih dari satu dan tidak kompatibel, biasanya muncul error sistem windows corupt, jadi lepaskan dulu memory yang tidak sejenis.
Repair Hardisk seperti telah saya jelaskan dalam artikel cara memperbaiki hardisk
Repair Windows atau install ulang sistem Windows komputer Anda.

Mungkin itulah beberapa penyebab komputer tidak bisa booting dan cara pengecekan dan perbaikannya. Untuk mendiagnosa dan memperbaiki komputer tidak bisa booting tersebut kita juga bisa menggunakan CD UBCD for Windows atau Hiren’s Boot CD. Good luck..
Read more

0 Cara Memperbaiki Hardisk - Memperbaiki Hardisk Rusak

Senin, 30 Juli 2012
Memperbaiki Hardisk Rusak 

Anda punya Hardisk Rusak? jangan cepat di buang dulu siapa tahu masih bisa di gunakan dengan cara di perbaiki kan bisa irit nah jika punya hardisk rusak boleh di lanjutin artikel ini. Oke silahkan anda simak saja  Cara Memperbaiki Hardisk .

Hardisk rusak Jangan khawatir dan jangan bimbang dulu ada solusi di balik masalah, sayangkan harus ganti hardisk baru padahal hardisk anda banyak sekali data2 penting ok langsung saja.


Level 1 Memperbaiki Hardisk Rusak

Level1 ini bisanya disebabkan oleh Bad sector. Untuk menanganinya ada beberapa cara. Namun harus disesuaikan dengan merk harddisk dan banyaknya bad sector. Untuk penangan awal bisa gunakan perintah FORMAT C:/C (sesuaikan dengan drive yg akan diformat). /C gunanya untuk mebersihkan cluster yg rusak. Jika belum berhasil bisa gunakan program Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat Harddisk tersebut.


Jika masih tetep juga sobat bisa gunakan software HDDREG , silahkan nanya ke si mbah dan download programnya. Jika tetep bandel coba dengan cara Low Level Format atau Zero File.
Terakhir, jika masih membangkang sobat bisa lakukan pemotongan sector harddisk yg rusak, dengan cara membaginya dan tidak menggunakan sector yang rusak.


Level 2
Kerusakan pada ini adalah kehilangan Partisi Harddisk dan Data . Ini bisa disebabkan oleh jailnya virus atau kesalahan menggunakan program utility. Yang perlu sobat perhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih mudah dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux. Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager Untuk mengembalikannya bisa gunakan software seperti Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll.


Level 3
Kerusakan yg menyebabkan harddisk terdeteksi di BIOS tetapi tidak bisa digunakan, selalu muncul pesan error pada saat komputer melakukan POST. Biasanya ini disebabkan FIRMWARE dari harddisk tersebut yg bermasalah. Untuk gejala ini biasaya banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya, sobat bisa download program Firmware dari website merk harddisk tersebut.


Level 4
Kerusakan yang menyebabkan Harddisk benar tidak terdeteksi oleh BIOS dan tidak bisa digunakan lagi. Ini level yang tersulit (menurut saya). Karena untuk perbaikannya kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronika dan komponen dalamnya. Menganggulangi harddisk yang tidak terdeteksi oleh BIOS banyak cara.


Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk
Mengganti IC pada mainboard Harddisk
Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk
Cara yg extreme harddisk yg rusak bisa dikanibal dengan harddisk yg lain yg keruskan berbeda, bisa dengan cara mengganti maiboardnya atau mengambil IC nya.
Read more

0 Memeriksa Power Suply Rusak/Tidak Dan Cara Memperbaikinya

Jumat, 20 Juli 2012
Komputer saya tidak mau dihidupkan … Apakah Power Supply komputer saya rusak?
Mengatasi Masalah Power Supply yang sedikit agak merepotkan. Karena Power Supply adalah komponen yang mandiri, masalah dengan PSU biasanya tidak dapat dilakukan dengan konfigurasi pada sistem komputer.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan tapi sebelumnya putuskan dahulu catu daya listrik. Metode pertama dan terpenting adalah untuk menggunakan tester power supply yang berfungsi untuk memeriksa PSU rusak. ada beberapa langkah pemecahan masalah Secara manual yang dapat Anda lakukan untuk memeriksa catu daya yang rusak.
PERINGATAN : Power Supplies mengandung komponen internal yang dapat menyimpan muatan listrik. Jangan pernah mencoba untuk memperbaiki komponen internal dari sebuah Power Supply yang mengakibatkan berisiko cedera pada diri anda dan juga membuat garansi pada PSU anda tidak berlaku lagi.
Langkah-langkah memeriksa Power Supply Unit
01. Periksa Kabel Listrik AC yang terhubung ke Outlet listrik pada Tembok dan PSU.
Kabel PSU biasa bisa kaku saat terhubung kabel daya AC jadi pastikan pasokan listrik kabel dan membuat kontak yang baik dengan satu sama lain.
02. Periksa Outlet AC terhubung ke Power Supply.
Jika stopkontak, lihat apakah itu dikendalikan oleh saklar on/off di dinding. Jika demikian tekan tombol saklar untuk menyalakan.
Jika Anda menggunakan stabilizer atau pelindung lonjakan arus pastikan tombol power diatur ke “On”.

03. Periksa saklar On/Off pada Power Supply itu sendiri.
PSU yang baru biasanya memiliki saklar On/Off. Saklar hitam kecil di bagian belakang catu daya yang memiliki satu dan nol di atasnya. (Ini mungkin terlihat seperti I/O pada switch).
Pastikan saklar ini diatur ke “On”. Jika saklar diatur pada posisi satu (1) ini menunjukkan bahwa catu daya dihidupkan “On”. Jika diatur ke nol (0) berarti PSU saat ini dimatikan. Pastikan saklar diatur ke posisi satu (1).
04. Periksa Switch Tegangan pada Power Supply.
Pada sebagian besar Power Supplies baru ada saklar merah di bagian belakang yang menunjukkan tegangan. Hal ini dapat diatur untuk 115V atau 230V.
Di Amerika Serikat semua rumah tangga menggunakan 115V dari outlet listrik AC untuk peralatan standar. Jika Anda berada di AS pastikan Power Supply Anda diatur ke 115V. Jika Anda berasal dari Eropa, asia terutama Indonesia pastikan PSU Anda harus set ke 230V.

05. Periksa Pin Konektor 20/24 ATX Power dan 4 Pin ATX Power Connector
Kebanyakan motherboard mengharuskan anda menghubungkan dua konektor Power dari Power Supply untuk daya pada motherboard Anda.
Kabel listrik utama adalah power ATX Pin 20/24 konektor yang berada di dekat slot memori pada motherboard Anda. Kabel listrik sekunder yang diperlukan adalah 4 pin ATX sambungan listrik.
Pastikan kedua lead terpasang aman ke motherboard Anda. Anda harus merasa jumper kabel kecil apakah sudah dimasukkan dengan benar.
Untuk memastikan bahwa konektor daya ATX yang tersambung dengan tepat ke motherboard.
06. Gunakan Pengamatan pada Power Supply untuk mengamankan jika terjadi kerusakan.
  • Jika motherboard anda memiliki power LED, maka lampu led akan bercahaya saat power diaktifkan. (Power Led Motherboard akan menyala normal bahkan ketika sistem dimatikan.) Jika Lampu LED hidup mendandakan bahawa motherboard menerima daya dari PSU dan masalahnya mungkin terletak di tempat lain.
  • Anda dapat mendengar suara kipas di dalam power supply berputar ketika Anda mencoba untuk memberikan daya pada sistem. Jika Anda tidak melihat atau mendengarnya kipas berputar ini bisa pertanda bahwa power supply tersebut rusak.
  • Apakah power supply terdengar suara berderak atau muncul suara-suara ketika Anda mencoba untuk menghidupkan sistem? Jika demikian, ini adalah tanda bahwa komponen di dalam power supply telah rusak.
  • Apakah Anda melihat percikan atau asap keluar dari power supply? Jika ini terjadi mendandakan bahwa komponen Power supply rusak.
  • Apakah power supply mengeluarkan bau seperti terbakarnya komponen listrik. Jika ini terjadi ada kerusakan komponen pada power supply.
07. Penggunaan lainnya untuk Pengujian Power Supply
Jika Anda telah melakukan semua langkah di atas dan masih belum bisa menentukan  masalah dari power supply anda dapat menggunakan catu daya tambahan (jika ada) atau PSU dari sistem lain dan mencoba untuk menghidupkan sistem anda dengan Power Supply tersebut.
Jika anda menggunakan power supply lain ternyata komputer anda bekerja itu tandanya bahwa Supply asli Anda telah rusak.

oke gann ..
sekarang untuk memperbaikinya ?? 
1. lepas power supply dari tempatnya, lalu buka tutup power tersebut, lihat apa ada kerusakan yang terlihat diantaranya kondensator melembung, Resistor terbakar dll.
2. coba cek sekring putus atau tidak dengan omh meter dengan sekala ukur 1Xomh
3. jika sekring baik dan tidak ada tanda2 terbakar coba masukkan colokan Avo (diposisikan Volt 10) – ke kabel warna hitam dasn + kabel warna hijau ada teg sekitar 4 v apa tdk. kalau tidak kita cek dari catu awal
4. cek dioda brigde 4 dioda ada yang bocor atau tidak.
5. cek gate untuk power swiching yaitu 2 R yang nilainya 1 MOhm diparalel
6.jika kita memberi gate pada TR tsb trs Avo menujuk 4 volt maka sudah dapat dipastikan R sudah rusak dan dengan menggantinya pekerjaan kita akan selesai.
7. sekarang coba short antara kabel hijau dengan kabil hitam tadi kipas bisa berputar atau tidak jika tidak sekarang kita beralih gate yang lain coba kamu pindah colokan avo – untuk kabel warna kuning dan + untuk warna hijau. biarkan beberapa saat lalu coba lagi shortkan kabel warna hijau dengan warna hitam.kalau kipas dah bisa berputar normal kemungkinan besar power supply sudah beres kalau belum berarti ada tr atau ic yang rusak maka hendaklah anda teliti untuk memeriksanya.
Selamat Mencoba ! ! !

Read more

0 Cara mengatasi printer yang macet ketika mencetak

macet ketika mencetak

Muhammad Jihan
Cara mengatasi printer yang macet ketika mencetak - ketika sering mencetak dengan printer, terkadang kita mengalami trouble dengan printer, bisa printernya macet atau pending terlalu lama, pada artikel ini saya akan memberikan tips untuk mengatasi printer yang macet ketika mencetak dokumen.
  1. Klik Menu Start pilih Control Panel


      2. Pilih Adminitrative Tools
       3. Pilih Menu Services

        4. Lalu Pilih Print Spooler
        5. Klik Menu Stop di General
        6. Lalu Klik Lagi Menu Start
        7.  Setelah itu Klik OK dan matikan power printer dan hidupkan kembali
Semoga Artikel ini bermanfaat
Read more

0 Susun Kabel Jaringan (Stright & Cross)

Rabu, 18 Juli 2012


Kebanyakan orang terlalu menyepelekan atau melupakan urutan kabel jaringan. Padahal kalo jarang di praktekin langsung hanya mengandalkan teori ja nggak bakalan berkembang tu ilmu. jadi disini ane hanya sekedar mengingatkan agan2 sekalian. Suatu jaringan tidak akan bisa berjalan kalo nggak ada penghubungnya atau jembatannya...ya nggak gan..???? :D

Ni ane kasih contoh gambar susunan kabel jaringan stright & cross.


terlihat pada gambar sebelah kiri tu susunan kabel stright yang digunakan untuk PC bisa lebih dari 1 terhubung dengan Hub. Dimana antara ujung kabel UTP susunan warna nya di samain ja gan..Sedangkan gambar sebelah kanan tu susunan kabel cross yang digunakan untuk 2PC langsung tanpa Hub ( peer to peer ) dengan ujung kabel dan pangkal. Posisi warna putih hijau di change dengan warna putih orange, sedangkan hijau di change dengan warna orange. Sebenarnya bisa dengan susunan menurut agan sendiri, sesuai pngalaman masing-masing. Karena pernah ane coba sendiri nggak ngikutin tutorial pada umumnya..buktinya bisa terhubung juga..intinya agan tau kabel warna mana yang untuk arus dan mana untuk data..
OK gan..tu dulu penjelasan dari ane..semoga bermanfaat.. :D
Read more

0 Wednesday, July 18, 2012 Teknologi Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.

Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perusahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan komputer yang terhubung dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang tergabung dalam Internet berlipat ganda.

download selengkapnya
Read more

0 KOMPUTER TIDAK BISA MASUK BOIS/MATI



Kemarin ditempat pkl aku dapet masalah kerusakan komputer, tiba-tiba saja komputer custumer tidak mau nyala alias mati.Nah anehnya kipas prosesor dan lampu led indikator power masih bisanya... bunyi "beep" tidak ada, komputer juga tidak bisa masuk bios

Alhasil aku cek deh itu komputer....
1. cek dulu memorynya....ternyata masih normal, oke tahap pertama beres
2. coba bersihin mobo komputernya siapa tau kotor, jreng...hasil masih nihil?
3. lepas semua komponen periperal (memory, kabel HDD, CD/DVD-rom, floppy klo masih pakai) kalau perlu lepas baju juga gpp bisa ga gerah.kecuali kabel power dari PS (power supply) amati apakah ada respon atau tidak, wah ternyata ga ada tanda-tanda ini....bunyi " beep" juga tidak ada, biasanya kalau ada itu kena slot memorynya.
4. semua langkah-langkah di atas tidak bisa ternyata....untuk itu aku lakukan reset bios ( lepas semua periperal seperti tadi, lepas juga jumpernya sekalain cmos) nyalakan komputer beberapa menit kemudian booting ulang lagi.Jreng.....gimana hasilnya
Sial banget dari semua langkah diatas komputer aku ternyata tetap ga mau nyala,masuk biospun enggan, waduh kalau demikian bisa dipastikan Hasil dari pengecekan komputer tersebut adalah MB (MotherBoard) komputer telah rusak.

Akhirnya laporan sama pihak pembelian kalau MB komputernya mati jadi harus ganti MB. Di sela-sela waktu itu ya...sekitar 2 harianlah. Aku masih mencoba untuk utak-atik Mobo itu tapi tetep saja ga bisa....hufftt.......!!!!!!sebeeeeeeeeeellllll





Nah sekarang jurus terakhir untuk mengatasi komputer tidak mau masuk bios/ mati

5. Cuci dengan sabun detergen terserah mau merk apa yang penting sabun ditergen

Jreng...Hasilnya oke.....mobo nyala kembali........

Hahahahahaha......aku tak tau apakah cara kelima itu bisa dijadikan patokan untuk langkah terakhir atau tidak soalnya baru mencoba sekali. tapi yang namanya usaha mau gimana lagi....
Read more

0 Panduan Dasar Setting Jaringan Komputer Lokal (LAN - Local Area Network) menggunakan Windows XP

Senin, 16 Juli 2012
1.1 Mengenal LAN
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data komputer di internet. Komputer-komputer yang terhubung ke internet berkomunikasi dengan protokol TCP/IP, karena menggunakan bahasa yang sama perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah. Komputer PC dengan sistem operasi Windows dapat berkomunikasi dengan komputer Macintosh atau dengan Sun SPARC yang menjalankan solaris. Jadi, jika sebuah komputer menggunakan protokol TCP/IP dan terhubung langsung ke internet, maka komputer tersebut dapat berhubungan dengan komputer di belahan dunia mana pun yang juga terhubung ke internet
Ciri-ciri jaringan komputer:
1. berbagi perangkat keras (hardware).
2. berbagi perangkat lunak (software).
3. berbagi saluran komunikasi (internet).
4. berbagi data dengan mudah.
5. memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan.
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server.
Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.
LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
1. Komponen Fisik
Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan
1. Komponen Software
Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
Personal Komputer (PC)
Tipe personal komputer yang digunakan di dalam jaringan akan sangat menentukan unjuk kerja dari jaringan tersebut. Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu mengirim dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat. Di dalam jaringan tipe Client-Server, komputer yang difungsikan sebagai server mutlak harus memiliki unjuk kerja yang lebih tinggi dibandingkan komputerkomputer lain sebagai workstation-nya, karena server akan bertugas menyediakan fasilitas dan mengelola operasional jaringan tersebut.
Network Interface Card (NIC)
Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe network interface card (nic) atau network card, yaitu ISA dan PCI.
Saat ini terdapat jenis network card yang banyak digunakan, yaitu PCI
Gambar Jenis kartu jaringan Ethernet
Tipe Pengkabelan
Terdapat beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan untuk mengaplikasikan Jaringan, yaitu:
1. Thin Ethernet (Thinnet)
Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.
1. Thick Ethernet (Thicknet)
Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.
1. Twisted Pair Ethernet
Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded dan unshielded. Shielded adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45. Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coax karena HUB mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.
Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight-through atau crossed.
Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB dan Modem Broadband lansung ke PC (tanpa HUB). Panjang kabel maksimum kabel Twisted-Pair adalah 100 m.
1. Fiber Optic
Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.
Protokol TCP/IP
Karena penting peranannya pada sistem operasi Windows dan juga karena protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari Windows. Protokol TCP berada pada lapisan Transport model OSI (Open System Interconnection), sedangkan IP berada pada lapisan Network mode OSI
IP Address
IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1.
Network ID Host ID
IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch). Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.
Kelas-kelas IP Address
Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP address dibagi dalam tiga kelas seperti diperlihatkan pada tabel 1.2.
Kelas Network ID Host ID Default Subnet Mask
A xxx.0.0.1 s/d xxx.255.255.254 – Defaul subnet mask : 255.0.0.0
B xxx.xxx.0.1 s/d xxx.xxx.255.254 – Defaul subnet mask : 255.255.0.0
C xxx.xxx.xxx.1 s/d xxx.xxx.xxx.254 – Defaul subnet mask : 255.255.255.0
IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.
Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:
Network ID = 113
Host ID = 46.5.6
Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.
IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya.
Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1
Network ID = 132.92
Host ID = 121.1
Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92. dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx – 191.255.xxx.xxx
IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x.
Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network Id dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.
Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki.
1. Root-level domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).
2. Top level domain: kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia.
3. Second level domain: merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya : microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain.
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host
Configuration Protocol atau diisi secara manual. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.
Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya. Terdapat tiga macam topologi jaringan umum digunakan, yaitu Bus, Star dan Ring.
Topologi Bus
Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
1. Topologi Star
Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
2. Topologi Ring
Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat- alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.
Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.
Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.
Network Adapter Card (LAN Card)
Setiap network card akan memiliki driver atau program yang berfungsi untuk mengaktifkan dan mengkonfigurasi network adapter tersebut disesuaikan dengan lingkungan dimana network card tersebut dipasang agar dapat digunakan untuk melakukan komunikasi data.
Sistem Operasi Jaringan
Untuk mengelola suatu jaringan diperlukan adanya sistem operasi jaringan. Sistem operasi jaringan dibedakan menjadi dua berdasarkan tipe jaringannnya, yaitu sistem operasi client-server dan system operasi jaringan peer to peer.
1. Jaringan Client-Server
Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan
1. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
3. Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.
Kelemahan
1. Biaya operasional relatif lebih mahal.
2. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
3. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.
2.1. Setting Jaringan Komputer Lokal (LAN – Local Area Network) menggunakan Windows XP
Prosedur yang dilakukan untuk mengkonfigurasi Network Adapter Card (bisa dilihat di gambar seperti diatas).
1. Click Start  Setting  Control Panel sampai keluar kotak dialog Control Panel (seperti terlihat digambar dibawah ini)
2. Double-Click Icon Network Connection sampai keluar kotak dialog Network Connection
3. Double-click Icon Local Area Connection sampai keluar kotak dialog Local Connection Area Status
4. Click Properties sampai keluar kotak dialog Local Area Connection Properties
5. Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotak dialog Local Area Connection Properties sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol
Masukkan data-data IP Address seperti gambar diatas. Data IP Address setiap UAD akan berbeda-beda dan unik (tidak boleh sama antara satu AUD Kampus III dengan UAD Kampus lain ). Data IP Address ini, nanti akan diberikan saat instalasi Broadband selesai (saat aktifasi jaringan)
Data-data IP Address yang paling diperlukan oleh setiap PC yang akan disetting di setiap remote UAD adalah sbb :
1. Default Gateway  IP Address dari modem Broadband. Diberikan menyusul saat aktifasi.
2. IP Address  IP Address ini merupakan satu class dengan IP Modem Broadband (IP Default Gateway) nantinya.
3. Subnet Mask  Data Blok IP yang akan diberikan, mestilah meng-ingclude-kan data Subnet Mask ini.
4. Setelah data-data setting TCP/IP ini dimasukkan, click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties
5. click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”
6. Click Star  Run  sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD sampai keluar kotak dialog baru “command”
7. Di kotak dialog “Command” tadi, ketikkan : ipconfig
Jika Ethernet dari computer belum tersambung dengan LAN, akan keluar hasil seperti gambar dibawah.
7.1. Jika dilakukan test PING saat kondisi Komputer belum tersambung ke LAN, akan didapat hasil seperti gambar dibawah.
7.2. Setelah computer tersambung ke LAN, ketik IPCONFIG /ALL untuk melihat IP Address yang terpasang di Komputer user tersebut. Hasilnya bisa dilihat seperti gambar dibawah ini.
Jika didapatkan hasil ping test (Request timed out), Kemungkinan ada problem di jaringan Lokal.
Kemungkinan problem ada bisa dari sbb :
- Konektor kabel jaringan (kabel LAN) terpasang kurang kencang.  Kencangkan koneksi pemasangan kabel LAN ke port Hub Ethernet dan ke Card PC LAN
- Kabel LAN yang tidak bagus (ada pin-pin koneksi kabel yang putus ditengah) Ganti dengan kabel LAN lain yang bagus
- Port Hub Ethernet yang tidak bagus (longgar atau bad contact)  Coba pindah port
Jika didapatkan hasil ping test seperti gambar diatas (Reply from x.x.x.x ), bisa dipastikan bahwa jaringan beroperasi dengan normal.
Setiap user jaringan di remote UAD, diharapkan paling tidak, bisa melakukan action seperti diatas. Target user di UAD adalah memastikan jaringan local LAN terhubung dengan IP Ethernet dari Modem Broadband yang merupakan Gateway jaringan UAD menuju Jaringan Server UAD Pusat dan Internet.
Jika PC user telah bisa melakukan ping test seperti diatas, dan mendapatkan hasil Reply from x.x.x.x  (Ip modem), maka bisa dipastikan jaringan LAN di UAD tersebut tidak ada masalah.
Setelah memastikan di jaringan LAN tersebut tidak bermasalah, user di UAD diarahkan untuk melakukan TEST PING IP Address Server Pusat. Cara melakukan test ping ini sama dengan melakukan test ping IP Modem di jaringan local. Perbedaannya hanya di IP ADDRESS yang akan di ping dimasukkan IP Address computer yang ada di kantor pusat, atau IP Address yang ada di internet. Selanjutnya dilakuka test aplikasi – aplikasi internet.
http://www.graffiticreator.net/
Read more

1 Cara Memperbaiki Mouse Komputer

Sering kali kita membuang mouse yang sudah tidak sesuai fungsi entah karena mati total atau tidak bisa klik ,
dikarenakan harga mouse yang relatif murah kita dengan mudahnya membuang dan membeli yang baru,
tetapi lain halnya dengan warnet atau reltal komputer , akan tertalu banyak pengeluaran jika setiap kerusakan langsung ganti yang baru .
saya sudah mencoba pada sebagian besar merk mouse dan berhasil.
berikut alat tempur yang perlu disiapkan untuk memperbaiki mouse :



- solder Timah
- penyedot timah (solder sucker)
- timah
- multitester
- tang pemotong kabel (gunting juga bisa)
- obeng kecil (usahakan yang plus "+" )




Berikut gejala yang terjadi pada mouse
1. lampu indikator mouse menyala tetapi cursor tidak bisa gerak
cara memperbaiki : biasanya hal yang menyebabkan mouse demikian ialah kabel salah satu mouse yang putus karena tertarik,
potong pada bagian ujung kabel mouse yang mendekati mouse tersebut (jangan yang ke aras konektor ps2/usb)
kupas kabel lalu test menggunakan multitester (lihat gambar rangkaian mouse di atas)
hubungkan kabel tersebut menggunakan multitester, voltage=biru, data=hijau, abu-abu-clock, merah=ground
langkah selanjutnya buka mouse menggunakan obeng plus (+)
sedot timah yang menempel pada mouse menggunakan solder dan penyedot timah
pasang kembali kabel yang telah kita potong tadi kemudian solder, jika lupa letak kabel liat petunjuk rangkaian di atas.
kemudian pasangkan kembali mouse dan lihat apa yang terjadi . . ! !

2. cursor bergerak mamun tidal bisa di klik (baik klik kanan maupun klik kiri)
cara memperbaiki : biasanya hal yang menyebabkan kerusakan tersebut ialah karena umur dari tombol mouse.
buka mouse menggunakan obeng, kemudian cek dengan cara mengklik tombol tersebut
biasanya tombol yang normal akan terasa seperti ada pegas pasa saat di klik dan terdengar bunyi klik
jika tombol sudah tidak normal maka dengan terpaksa harus di ganti, cari tombol yang sama dengan mengkanibal mouse lain atau membelinya di toko sparepart elektronik terdekat
pasang tombol yang masih normal tadi pada PBC (board) mouse seperti awal
kemudian pasangkan kembali mouse dan lihat apa yang terjadi . . ! !

3. cursor tidak bisa bergerak namun bisa di klik
cara memperbaiki : biasanya hal tersebut di karenakan oleh optik mouse yang rusak
seperti biasa, bongkar mouse menggunakan obeng
cari optik mouse yang berbentuk seperti LED (lampu kecil)
ganti optik tersebut dengan mouse lain yang masih normal optiknya
ingat jangan terbalik memasangkannya karena ada plus (anoda) dan min (katoda) lihat gambar
pasang led yang baru pada PCB mouse, setelah itu pasang semua bagian mouse . . .
lihat apa yang terjadi

Read more: http://lughot.blogspot.com/2012/01/cara-memperbaiki-mouse-komputer.html#ixzz20oPZE7zL

- multitester
- tang pemotong kabel (gunting juga bisa)
- obeng kecil (usahakan yang plus




4. cursornya diklik sekali, tapi malah dobel klik
cara memperbaiki: ngga' usah pake obeng, solder atau modding hardware segala, hanya dengan software yang lumayan keren :
 ● MouseFix ●

Mousefix adalah aplikasi mini yg bisa sobat taroh di folder startup klo sobat misalnya punya problem seperti diatas. MouseFix bisa memonitor klik mouse sobat supaya tdk 'salah' ketika meng-klik. Source code-nya jg disertakan gratis.

Biarpun tool ini dikhususkan buwat tipe mouse 'Microsoft Intellimouse Explorer Optical Mouse', ane sdh coba & berhasil untuk semua mouse ane yg error kyk gini. Daripada dibuang, kan sayang...
Read more

0 Cara Membuat Efek Gelembung (Bubble) Pada Cursor Blog

Senin, 09 Juli 2012
Cara Membuat Efek Gelembung (Bubble) Pada Cursor Blog

Di sini saya akan menuliskan 2 cara yang bisa kita lakukan agar cursor blog kita bisa mengeluarkan gelembung.
Cara Pertama;

1. Klik Tata Letak



2. Klik Tambah Gadget / Add A Gadget


3. Pilih Gadget Html/JavaScript


4. Masukkan Efek Gelembung (Bubble) di dalamnya (jangan lupa klik Edit HTML ya, letaknya di sebelah kanan atas kolom isian).

5. Simpan.

Cara Kedua

1. Klik menu seperti ini


2. Klik menu / tulisan Template


3.Klik menu Edit HTML


4. Klik tulisan / menu Lanjutkan


5. Beri centang pada Expand Template Widget


6. Pasang script efek gelembung / bubble sebelum kode

7. Simpan.
Berikut script Efek Gelembung / Efek Bubble yang harus di pasang, silakan pasang script berikut sesuai tutorial yang sudah saya tuliskan di atas;



Keterangan:

• Kode #cc0000", "#cc0000", "#cc0000", "#cc0000", "#cc0000 adalah kode warna gelembung, silakan ganti dengan warna yang kamu mau, agar lebih mudah menemukan kode warna yang kamu inginkan silakan cari di Daftar Kode HTML Warna / Kode Warna.
• Kode 100 adalah jumlah maksimal gelembung yang akan keluar, silakan ganti angka 100 dengan angka / jumlah gelembung yang kamu suka.

Nah itulah tutorial cara membuat efek gelembung / efek bubble pada cursor di blogger.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Read more